Bisnis

Bisnis

Vape & Co Manado

TrenIndo.com - Antusias masyarakat terhadap rokok elektrik (vaporizer) kian bertambah dengan sendirinya. Dikenal dengan istilah vaping, aktivitas yang bertujuan awal menggantikan rokok tembakau ini telah berkembang sejak kemunculannya 12 tahun silam melalui inovasi dan wajah baru. Semakin tingginya regulasi terhadap rokok tembakau dan kesadaran masyarakat akan bahaya merokok,  membuat industri yang telah dipatenkan apoteker asal negeri Tiongkok, Hon Lik naik daun.

 

Berdasar hasil survei di AS, peluang pasar diprediksi akan terus naik hingga total USD 10 miliar di tahun 2017. Di Manado sendiri, ketersediaan alat-alat penunjang (device) dan liquid (e-juice) bisa dikatakan sangat minim, sementara untuk permintaan dari konsumen cukup tinggi. Pengguna vaporizer masih berkutat lewat proses pemesanan online sehingga efisiensi waktu kurang dapat tercapai.

 

Segelintir hal yang dijabarkan di atas membuat Tri Septian Quiliem dan Rendy Erasmus memilih untuk menjalankan bisnis vape store. Dengan nama Vape & Co, duo inovatif ini menawarkan mechanical device, electrical device, e-juice, RDA, RTA, bateraiserta bermacam-macam aksesoris penunjang lainnya. Untuk E-juice atau cairan yang di dalamnya terkandung propilen glikol, tersedia pilihan premium Indonesia dan premium Malaysia dengan rasa yang berbeda-beda.

 

Tidak hanya fokus dalam menjual, setiap konsumen rokok elektrik diberikan edukasi perihal vape. Usaha yang beroperasi dari jam 3 sore sampai jam 12 tengah malam ini juga menawarkan gulung kawat (build coil) secara gratis langsung di tempat. Bagi para pengguna rokok eletrik yang membutuhkan produk dan jasa, kini tidak lagi harus khawatir. Bisnis yang berlokasi di Jl. Ahmad Yani, samping aula idaman (Kafe-Inn) dapat memberikan solusi yang memudahkan anda.

(RBT)


Pasar Segar