Edukasi

Edukasi

Unsrat Harapkan Banyak Yang Mendaftar SNMPTN

Manado - Tahapan penerimaan mahasiswa baru di universitas-universitas negeri akan segera dimulai, pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan mulai dibuka terhitung sejak tanggal 29 februari 2016 - 12 maret 2016.


Untuk itu Rektor Unsrat Prof DR. Ellen Joan Kumaat MSc DEA, selaku penanggung jawab SNMPTN Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) berharap agar para calon mahasiswa yang ingin masuk ke perguruan tinggi untuk dapat mendaftar melalui jalur ini, karena seperti diketahui ada beberapa jalur untuk masuk ke Perguruan tinggi negeri setelah ini masih akan ada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) serta jalur penerimaan lokal Unsrat yakni Tumou Tou (T2). Rektor juga mengungkapkan agar para calon mahasiswa khususnya yang ingin masuk ke Unsrat jangan hanya terpaku pada pendaftaran jalur T2 namun sudah dapat mengikuti tes pada jalur SNMPTN karena sudah ada kuota mahasiswa yang akan diterima di tiap-tiap jalur masuk.


Lebih jauh ditambahkan, orang tua yang ingin menguliahkan anaknya di Unsrat agar jangan mudah terpancing dengan tawaran-tawaran dari pihak yang tidak bertanggung jawab karena ingin anaknya kuliah di Unsrat yang pada akhirnya menempuh cara-cara curang untuk masuk. "Jangan terpancing dengan tawaran-tawaran para oknum yang tidak bertanggung jawab," tegas Kumaat.


Prof. Dr Ir H Manalip MSc DEA selaku sekretaris SNMPTN Unsrat juga menegaskan, saat ini unsrat memberi perhatian yang besar pada para mahasiswa yang berprestasi namun kurang mampu sehingga para mahasiswa ini dapat terus fokus pada kuliahnya tanpa harus binggung memikirkan biaya kuliah. tercatat pada penerimaan mahasiswa tahun 2015 lalu dari total 5863 mahasiswa yang diterima di Unsrat ada setidaknya 20 persen mahasiswa yang mendapatkan bantuan pendidikan yakni 800 orang dari program bidik misi dan 406 orang mahasiswa dari program mapalus.


Sementara itu Wakil Rektor II sekaligus Bendahara SNMPTN Unsrat DR. FLora Pricilia Kalalo SH MH juga mengharapkan agar ada peran aktif dari pemerintah di tiap kabupaten/kota untuk mengsosialisasikan program-program pendidikan di perguruan tinggi, agar masyarakat lebih paham dan mengerti bagaimana proses dan tata caranya sehingga nantinya tidak terjadi kesimpang-siuran informasi.


Apalagi melihat kurangnya informasi yang didapat masyarakat sehingga dari 442 Sekolah Menengahy Atas yang ada di Sulawesi Utara (Sulut) hanya 139 sekolah yang terdaftar di PDSN untuk itu dirinya juga berharap angka ini bisa lebih baik lagi kedepannya. (AR)

 

Foto: Rektor Unsrat Bersama Jajaran Panitia SNMPTN Unsrat


Pasar Segar