Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

Tinggalkan Tugas, Dua Polisi Polda Sulut Ini Dipecat

Manado, TrenIndo.com – Dua oknum anggota Polda Sulut masing-masing, Briptu Giguk Laksmono dan Bripda Yudianto Midu, Senin (05/04/2016), divonis PTDH atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat oleh Hakim Komisi Kode Etik dan Profesi Polri, karena meninggalkan tugas alias disersi.

Dalam amar putusan, Hakim Komisi yang dipimpin Kabid Propam Polda Sulut, AKBP Eko Widianto mengatakan, dua pelanggar terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 14 ayat (1) huruf a, pasal 21 ayat (3) huruf e dan huruf I, peraturan Kapolri nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.

Dimana kata Hakim Komisi, Briptu Giguk Laksmono, oknum anggota Subden 2 Den B Pelopor Satbrimobda Sulut telah meninggalkan tugasnya sejak 1 Oktober 2013. Sedang, Bripda Yudianto Midu oknum anggota Subbid Fasharkan Ditpolair Polda Sulut sejak 25 Februari 2013 hingga 28 Maret 2014 atau 285 hari.

“Bripda Yudianto Midu juga telah melakukan pelanggaran disiplin dan sempat menjalani sidang sebanyak tiga kali. Memberikan hukuman berupa PTDH kepada pelanggar,” kata AKBP Eko Widianto ketika membacakan amar putusan dalam sidang terpisah.

Dari informasi yang diperoleh Trenindo.com, sidang yang digelar di ruang Tribrata lantai tiga Kantor Mapolda Sulut itu, tanpa dihadiri kedua pelanggar alias in-absensia. Meski tanpa kehadiran dua pelanggar, sidang tetap digelar Hakim Komisi Sidang Kode Etik. (JEM)

 

Foto : Sidang Kode Etik Profesi Polri tetap digelar meski tanpa dihadiri pelanggar. Dalam sidang tersebut, Hakim Komisi memberikan hukuman PTDH kepada pelanggar. (foro. ist)


Pasar Segar