Sports

Sports

“This Is Paris”, Kado Ulang Tahun Chelsea ke-111

London, Stamford Bridge - “Pemain Chelsea adalah sekumpulan bayi-bayi” kalimat ini diungkapkan oleh Zlatan Ibrahimovic yang geram usai diusir wasit setahun silam, di kala melakukan tekel keras kepada pemain Chelsea, Oscar. Meski PSG saat itu tetap lolos ke fase berikutnya, namun hasil draw di dua pertandingan, hanya unggul dalam perolehan gol tandang atas Chelsea, serta hanya dapat menyaksikan rekan setimnya dihajar Barcelona yang  saat itu menjadi jawara Eropa, mungkin menyisakan dendam tersendiri bagi pemain asal Swedia tersebut.


Dua gol, masing-masing diciptakan di leg pertama dan leg kedua menjadi bukti keseriusan pria yang mengawali karirnya bersama Malmö FF untuk mengalahkan Chelsea. Kali ini Zlatan layak untuk mengatakan “This Is Paris” kepada para pemain Chelsea yang entah masih dianggapnya sebagai sekumpulan bayi atau tidak lagi.


Perempat final, itulah destinasi berikutnya dari Paris Saint Germain, menarik untuk mengikuti perjalanan klub asal kota Paris berhubung kans mereka untuk menaklukan Eropa terbilang besar, didukung oleh fakta jarak poin yang mereka berikan terhadap pesaing-pesaing mereka di Liga Prancis (Ligue 1) termasuk dalam kategori cukup jauh.


1 abad, 1 dasawarsa, 1 tahun

Bagi Chelsea sendiri, ini merupakan kenyataan pahit yang harus diterima dengan lapang dada, sehari usai dikalahkan PSG, Chelsea merayakan hari dimana klub ini resmi berdiri 111 tahun silam. Tamparan keras diterima Chelsea, sebagai salah satu klub dengan pencapaian luar biasa di Eropa. Mungkin tidak berlebihan dikarenakan The Blues, menjadi satu dari empat klub yang mampu merasakan kesuksesan pada kompetisi-kompetisi yang digelar UEFA, asosiasi sepakbola eropa. (klub lainnya; AFC Ajax, Bayern München, Juventus)


Terseok-seok di Liga dan kini menempati peringkat 10 klasemen Liga Inggris (EPL) membuat Chelsea mungkin terancam tidak dapat mengikuti Liga Champion lagi, turnamen terbesar di Eropa. Lebih menyakitkan lagi mengetahui bahwa kegagalan di Eropa dua musim berturut-turut kronologisnya kurang lebih mirip yaitu disingkirkan oleh lawan yang sama, PSG.


Akhir pekan ini, Chelsea akan bertandang ke Goodison Park, markas Everton melanjutkan babak ke-enam FA Cup, kompetisi yang meninggalkan kenangan indah tersendiri bagi Guus Hiddink yang sukses memenanginya di tahun 2009 bersama klub dan lawan yang sama. Ini juga nampaknya merupakan kesempatan terakhir Chelsea untuk mendapatkan silverware atau piala di musim ini, diperkuat oleh iming-iming bahwa pemenang FA Cup akan langsung lolos ke Liga Europa, salah satu kompetisi Eropa yang tingkatannya di bawah Liga Champions.


Tugas berat kembali akan dijalani oleh Guus Hiddink dan anak asuhnya. Mentalitas klub nampaknya diuji di sini, apakah Chelsea akan memberikan perjuangan menghadapi sisa laga yang tersisa di musim ini, mampu membuktikan bahwa mereka bukanlah bayi, ataukah Chelsea sudah lebih dulu bersiap diri diberi label tim medioker?

(RBT)


Pasar Segar