Politik & Pemerintahan

Politik & Pemerintahan

Terkait Konflik Basaan, Masyarakat Diminta Tenang dan Jangan Terprovokasi

Manado, TrenIndo.com - Konflik antar warga yang terjadi di Desa Basaan, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sabtu (26/03/2016) berangsur-angsur kondusif.

 

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey SE, melalu Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov, Dr Jemmy Kumendong mengatakan, isu yang berkembang di jejaring sosial terkait tawuran di Basaan tidak benar penyebabnya karena SARA.

 

"Pihak keamanan gabungan TNI/Polri sudah mengamankan lokasi kejadian. Informasi yang kami terima tidak ada konflik karena SARA di sana. Itu terjdi perkelahian antar pemuda di Basaan. Jadi sekali lagi, tidak benar karena SARA,"jelasnya, kepada trenindo.com, Sabtu (26/03/2016).

 

Kata Kumendong, Gubernur Sulawesi Utara juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing dan terprovokasi atas isu-isu yang berkembang saat ini.

 

"Pak Gubernur meminta semua pihak menahan diri. Serahkan semuanya kepada aparat hukum. Pemerintah memintah agar aparat menindak tegas oknum-oknum yang melakukan perbuatan melanggar hukum. Pak Gubernur juga mengajak semua pihak implementasikan slogan torang samua basudara sebagai kearifan lokal yang telah begitu membudaya di Sulawesi Utara,"tandasnya.

 

Sebelumnya, Kapolda Brigjen Pol Wilmar Marpaung ketika melakukan pemantauan langsung dilapangan mengatakan, tragedi di Desa Basaan tidak ada kaitannya dengan SARA. Isu SARA itu tidak benar.

 

"Itu terjadi karena adu cekcok antara pemuda di sana. Jadi isu SARA ini tidak benar,” tegasnya.

 

Kata Kapolda, awal mula perselisihan terjadi, Jumat (25/03/2016) malam, di rumah salah satu warga Basaan yang sedang mengadakan acara, kemudian berlanjut hingga Sabtu (26/03/2016).

 

“Suasana sempat tenang, namun berlanjut keesokan harinya. Saya sudah memerintahkan Tim Barracuda dan Manguni untuk memburu para pelaku. Selain memburu pelaku, petugas juga diperintahkan untuk menggelar rasia senjata tajam dan minuman keras,"tandasnya.(mar/jem)


Pasar Segar