Daerah

Daerah

Sekkot: Jangan Buang Anggaran Lewat Kegiatan Pelatihan

Kotamobagu - Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Kotamobagu sedang gencar-gencarnya melakukan pelatihan kepada warga berupa pelatihan mengemudi, menjahit, kesenian, bermain musik dan perbengkelan.

 

Dimana, untuk anggaran kegiatan pelatihan itu sebesar Rp 500 juta dengan sasaran warga Kota Kotamobagu yang berusia minimal 17 tahun dan belum memiliki pekerjaan. Menanggapi hal ini, Sekretaris Kota (Sekkot) Tahlis Galang meminta kepada SKPD untuk mengefektifkan kegiatan pelatihan. Dia berharap, usai pelatihan ada out put dan manfaat bagi peserta.

 

“Kalau hanya sebatas diberi pelatihan kemudian dibiarkan, maka itu namanya pemborosan anggaran. Seharusnya jika dilatih mengemudi, bersangkutan harus memiliki keahlian mengemudi kendaraan. Saya ingatkan jangan buang-buang anggaran melalui kegiatan pelatihan,” kata Tahlis.

 

Tahlis juga meminta kepada seluruh Sangadi dan Lurah di Kota Kotamobagu untuk mengusulkan sebanyak-banyaknya warga yang belum memiliki pekerjaan untuk diberi pelatihan.

 

“Ini upaya pemerintah untuk menekan angka pengangguran di Kota Kotamobagu,” ujarnya.(tas)

 

Foto: Tahlis Galang


Pasar Segar