Nasional

Nasional

Sebelum Ditangkap, Damdim Ini Pimpin Anak Buahnya Tes Urine

Makassar, TrenIndo.com - Ditangkapnya Dandim 1408/BS Makassar Kolonel Inf Jefri Oktavian Rotty bersama Kapuskodal Ops Kodam VII Wirabuana Letnan Kolonel (Letkol) Budi Santoso saat pesta narkoba di Hotel D'Maleo Jl Pelita Raya, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sulawesi Selatan sangat mengagetkan di jajaran di Markas Kodim Makassar.

Pasalnya, 12 hari sebelum dia ditangkap, tepatnya pada hari Selasa tanggal 22 Maret lalu, Jefri sempat memimpin pelaksaan tes urine terhadap seluruh anak buahnya serta PNS di Kodim Makassar.

Seperti yang dikutip dari website Kodim Makassar, saat itu Dandim Makassar mengaku tes urine itu dalam rangka pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Dia mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah TNI AD agar jangan ada prajurit TNI terlibat narkoba, khususnya anggota Kodim 1408/BS atau masuk jaringan pengguna barang haram ini.

Dia juga sangat tidak mengharapkan ada anggotanya yang terlibat maupun positif menggunakan narkoba. Sebagai langkah antisipasi, Dandim 1408/BS/Kasdim mengadakan tes urine secara mendadak dan diapelkan luar biasa terhadap semua personil Kodim 1408/BS, baik perwira, bintara maupun tamtama serta PNS jajarannya.

“Yang terbukti terlibat narkoba, tidak ada ampun. Tidak ada kata maaf dan akan dipecat dari dinas keprajuritan TNI,” tegas Jefri saat itu.

Hanya hitungan hari, persoalan berbalik 180 derajat. Dandim asal Sulawesi Utara itu ditangkap bersama seorang anggota TNI dan 5 orang sipil, Rabu (06/04/2016) dini hari. Penggerebekan dipimpin langsung oleh Kasdam VII/Wirabuana, Brigjen TNI Supartodi atas laporan warga.

"Penggerebekan berlangsung pukul 00.30 Wita. Kami terima laporan dari masyarakat,"ujarnya seraya mengatakan setelah pemeriksaan urine, Jefri terbukti menggunakan narkoba. Kini sanksi tegas berupa pemecatan menanti ayah satu anak ini.(pojoksulsel)

 

Foto: Jefri Oktavian Rotty.(foto: Ist)


Pasar Segar