Manadopolitan

Manadopolitan

Polresta Manado Seriusi Kasus Pelecehan Seksual 15 Lelaki Terhadap Sany

Manado – Tindakan pemerkosaan yang diduga telah dilakukan 15 laki-laki, terhadap korban STC alias Sany (19), warga Kecamatan Wenang, Kota Manado, hingga kini masih terus didalami Polres Manado. Kesulitan mengambil keterangan dari korban yang masih terguncang jiwanya (trauma berat), membuat penyidik siap menggandeng psikater guna mengidentifikasi identitas para pelaku.


Demikian diungkap Kapolres Kombes Pol Rio Permana Mandagi, lewat Kasat Reskrimnya, AKP Syaiful Wachid, Kamis (11/02) kemarin. “Terakhir info si korban depresi berat jadi belum bisa diambil keterangan. Makanya kita mau rangkul psikiater,” ujar Wachid.


Lebih lanjut, dirinya menegaskan kalau kasus ini tidak akan didiamkan begitu saja. Sejumlah personil pun telah turun lapangan, untuk menghimpun keterangan dengan data seadanya.

Sekedar diketahui, orang tua korban bersama korban, telah bertandang ke Mapolres Manado, Senin (01/02) lalu. Melaporkan peristiwa yang dialami korban. Di hadapan petugas, korban menuturkan kalau dirinya telah diperkosa 15 lelaki, yang tidak dikenalnya. Diterangkan pula, perbuatan bejat para pelaku bukan hanya sehari, namun berlangsung selama 3 hari.


Dari keterangan korban, diketahui, aksi pemerkosaan terjadi 24 Januari 2016, di desa Bolangitang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Saat itu, korban diajak dua rekan perempuannya dan seorang lelaki ke Desa Bolangitan. Parahnya, begitu tiba di sana, korban malah ditinggal begitu saja.


Akibatnya, korban terpaksa tak berdaya ketika para pelaku menyetubuhinya selama berhari-hari. Efek perbuatan laknat itu, membuat psikologis korban terganggu. Pihak kepolisian sendiri, masih mendalami kasus ini, guna mendeteksi keberadaan para pelaku.(JEM)

 

Foto: Ilustrasi


Pasar Segar