Edukasi

Edukasi

Pengambilan Sumpah Dokter, Rektor Unsrat: Ini Pertaruhan Kehormatan Diri dan Profesi

Manado - Acara pengambilan sumpah/Janji para Dokter Spesialis, Dokter Umum, Dokter Gigi dan Ners lulusan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) kamis (25/2/2016) menjadi pertanda awal baru dalam peningkatan kualitas lulusan yang dihasilkan Universitas kebanggan bumi nyiur melambai.


Rektor Unsrat Prof. DR. Ir. Ellen Joan Kumaat MSc DEA dalam sambutannya mengungkapkan, saat ini perlu pengembangan terus menerus dalam mengikuti standard nasional pendidikan kedokteran yang mengatur baik secara akademik maupun profesi untuk menghasilkan lulusan-lulusan yang profesional dan mampu mempertanggung jawabkan profesinya kepada masyarakat luas.


Lebih Jauh rektor menambahkan, pengambilan sumpah atau janji jangan hanya dianggap sebagai bagian dari formalitas semata, namun merupakan pertaruhan kehormatan diri dan profesi yang digeluti, untuk itu perlu ada kesadaran iman dan keseriusan dalam menjunjung profesi dengan kesadaran nurani karena profesi yang telah dipilih terutama sebagai seorang ahli kesehatan mempunyai tangggung jawab yang besar kepada masyarakat.


Di samping itu kode etik mengharuskan profesi kedokteran di dasari oleh sikap perikemanusiaan dan mengutamakan kepentingan pasien di atas kepentingan pribadi.


Gubernur sulawesi utara yang di wakili oleh Jemi Lampus selaku kepala dinas dalam sambutannya pemerintah mengapresiasi atas kerja keras di bidang kesehatan yang terus dilakukan oleh Unsrat, dan terus memberi kontribusi bagi dunia kesehatan terlebih dunia kesehatan di Sulawesi Utara, "kesehatan merupakan investasi utama bagi manusia," tegas Lampus.


Lampus juga mengapresiasi peranan fakultas Kedokteran Unsrat yang semakin baik dalam eksistensinya serta mutu lulusannya, terlebih dibawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Ir Ellen Kumaat.


"kedepan lulusan-lulusan Unsrat harus semakin mengoptimalkan kemampuannya dan menjadi pengungkit barometer kesehatan di Sulut," tutupnya. (AR)

 

Foto: Unsrat.


Pasar Segar