Internasional

Internasional

Pelaku Teror Paris Rencanakan Serangan di Belgia

Trenindo.com - Pelaku serangan Paris yang tertangkap di Brussels ditengarai akan melakukan serangan di Belgia. Salah Abdeslam tertangkap di distrik Moleenbek, Brussels, setelah empat bulan buron.

Perdana Menteri Belagia Didier Reynders mengatakan Abdeslam dan komplotannya merencanakan serangan di ibukota Belgia. Hal ini berdasarkan temuan polisi dalam penggeledahan aparat di beberapa lokasi.

"Dia siap memulai sesuatu di Brussels. Ini kenyataan karena kami menemukan banyak senjata, senjata berat, berdasarkan investigasi awal dan kami menemukan jaringan baru di sekitar dia di Brussels," ujar Reynders.

Reynders yang berbicara di Brussels Forum, konferensi tahunan yang diselenggarakan Amerika Serikat, mengatakan polisi masih terus melacak tersangka lainnya yang terlibat dalam penyerangan di Paris, Perancis, yang menewaskan 130 orang November tahun lalu.

"Saat ini kami menemukan lebih dari 30 orang yang terlibat dalam serangan teroris di Paris, tapi kami masih ada yang lainnya," kata dia.

Abdeslam diyakini adalah satu-satunya pelaku yang masih hidup dari sembilan tersangka lainnya dalam pengeboman bunuh diri dan penembakan di beberapa titik di Paris. Dia kabur ke Brussels setelah diduga membatalkan rencana bom bunuh diri di stadion Paris.

Saat ini pria 26 tahun itu mendekam di penjara dengan keamanan tinggi di Bruges. Dia rencananya akan diekstradisi ke Perancis untuk diadili.

Jaksa penuntut Paris Francois Molins mengatakan Abdeslam memainkan peran utama dalam perencanaan serangan yang mengincar bar, restoran dan gedung konser. Para pelaku yang beberapa di antaranya pernah berperang di Suriah adalah para anggota ISIS.

Abdeslam ditangkap tanpa perlawanan dalam penyerbuan polisi di Molenbeek setelah aparat melakukan beberapa kali penggeledahan dan penangkapan tersangka teror yang kerap berakhir dengan baku tembak.

Penangkapan Abdeslam tidak menurunkan tingkat ancaman di Brussels dan Paris. Menteri Dalam Negeri Perancis Bernard Cazeneuve mengatakan tingkat ancaman teror di Paris masih "sangat tinggi" dan pemerintah menurunkan tambahan petugas di perbatasan.

Masih ada dua orang yang diburu oleh kepolisian Belgia karena diduga terkait serangan Paris, yaitu Mohamed Abrini, teman masa remaja Abdeslam, dan seorang yang dikenal namanya dari sebuah dokumen palsu, Soufiane Kayal. (cnn)


Pasar Segar