Daerah

Daerah

Pejabat Pemkot Kotamobagu Terjaring Razia Simpatik Polres Bolmong

Kotamobagu - Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas terus disosialisasikan Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Bolmong kepada masyarakat. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran berlalulintas termasuk kelengkapan surat-surat kendaraan, termasuk di Kota Kotamobagu.

 

Rabu (16/3), Satlantas Polres Bolmong melakukan operasi simpatik di jalur Paloko-Kinalang. Tanpa pandang bulu, semua kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas yang lewat di jalur itu dirazia. Hasilnya, satu kendaraan dinas milik Dinas Perhubungan, Kebudayaan, Pariwisata, Komunikasi dan Informasi (Dishubbudparkominfo) Pemkot Kotamobagu, Agung Adati terjaring razia.

 

Kata dia, sebagai warga Negara yang baik harus taap aturan. Dirinya kemudian menunjukkan kelengkapan administasi, kendaraan dinas DB 22 K hingga Surat Izin Mengemudi (SIM).

 

“Kita harus tunduk pada penyelenggaraan Undang-Undang, tak terkecuali Undang-Undang berlalulintas,”ungkap Agung.

 

Agung menambahkan, Pemkot melalui Dishub mendukung penuh pelaksanaan operasi simpatik tahun 2016. Kata dia, dengan digelarnya operasi rutin maka akan terdeteksi kendaraan-kendaraan yang harus berususan dengan Dishub. Misalnya, soal pengurusan KIR.

 

“Pemkot mendukung pelaksanaan operasi simpatik ini. Buktinya, tim dari Dishub ikut turun dalam operasi,”tambah Agung.(tas)

 

Foto: KENDARAAN Dinas Dishuparkominfo yang terjaring razia operasi simpatik yang dilakukan Polres Bolmong.(foto ist)


Pasar Segar