Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

Miras Masih Mendominasi di Ops Pekat Samrat 2016

SULUT, TrenIndo.com – Minuman Keras alias Miras masih mendominasi di operasi penyakit masyarakat atau Pekat Samrat 2016.  Dari data yang diperoleh Trenindo.com, terjadi kenaikan hingga 130 kasus, sejak Polda Sulut dan jajaran menggelar operasi rutin itu selama sebulan penuh.

“Dari 571 kasus menjadi 701 kasus atau naik 22%. Jumlah tersangkanya juga naik, dari 1008 orang menjadi 1277 atau naik 26%. Data dari Biro Ops Polda Sulut itu sesuai operasi dari tanggal 22 Februari sampai 21 Maret ini,” kata juru bicara Polda Sulut, AKBP Wilson Damanik, Kamis (31/03/2016).

“Ini sangat disayangkan. Karena sebagian besar aksi kriminalitas dan kecelakaan lalulintas terjadi akibat pelaku maupun pengendara dipengaruhi Miras. Masyarakat diminta sadar dan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan mengkonsumsi Miras. Apalagi saat menghadiri acara-acara di kampung,” sambungnya.

Minuman keras memang masih menjadi kasus tertinggi yang terjaring operasi pekat ini. Disusul dengan kasus orang mabuk sebanyak 174 kasus dengan jumlah tersangka 533 orang, serta kasus sajam 52 kasus dengan 70 tersangka.

Operasi Pekat ini juga menjaring aksi perjudian dengan jumlah 47 kasus, street crime 15 kasus, narkoba 1 kasus dan trafficking 1 kasus.

“Untuk kasus penyakit masyarakat lainnya seperti penggunaan knalpot racing, audio car, VCD bajakan, BBM illegal, balapan liar, sebanyak 85 kasus dengan jumlah tersangka 259 orang,” papar Damanik.(JEM)

 

Foto: Barang bukti Miras yang disita Polisi saat operasi Pekat 2016 di Sulut


Pasar Segar