Manadopolitan

Manadopolitan

Kasus Inul Vizta Tenggelam di Kejari Manado, Kasi Pidum dan Kasi Intel Saling Lempar Bola

Manado – Indikasi berkas kasus Inul Vizta yang meyeret pemilik, DJ alias David dan manager RM alias Romel yang telah dilimpahkan Polres Manado ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado, coba untuk ditenggelamkan. Hal itu mencuat pasca pihak Kejari tak mampu berikan penjelasan soal perkembangan kasus itu.

 

Kasi Pidum dan Kasi Intel Kejari Manado malah saling lempar bola ketika dicecer pertanyaan soal perkembangan kasus Inul Vizta yang memakan belasan korban. “Oh saya belum tahu berkas perkaranya sudah sampai di tahap apa, nanti tanya saja sama Kasi Intel atau Jaksa yang bersangkutan,” ungkap Kasi Pidum, Mieke Sumampouw SH.

 

Sedang, Kasi Intel, Theodorus Rumampuk SH sendiri ketika dihubungi malah enggan memberikan penjelasan untuk dikonsumsi publik. “Oh itu tanya saja langsung ke Kasi Pidum,” jawabnya ketika dihubungi akhir pekan lalu.

 

Di tempat terpisah, pihak Polres Manado, lewat Kasat Rekrim, AKP Syaful Wachid, saat dihubungi tak dapat memberikan penjelasan lebih. Sebab, hingga kini berkas yang telah dilimpahkan pihaknya, belum dikembalikan Kejari Manado.

 

“Berkas sampai saat ini masih di Kejari. Kita masih menunggu informasi dari Kejari, apakah ada yang kurang dari berkas tersebut atau bagaimana,” terang Wachid, belum lama ini.

 

Diketahui, peristiwa kebakaran di tempat karaoke Inul Vizta, menyebabkan 13 nyawa melayang. Pihak Polres kemudian melakukan penyelidikan dan penyidikan. Dan pada tanggal 13 November 2015 lalu, David bersama Romel langsung ditetapkan sebagai tersangka.

 

Keduanya dijerat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 tahun 2002 dan pasal 359 KUHPidana, dengan tudingan adanya aspek kelalain dan improsedural bangunan. Pasalnya, standarisasi pemadaman kebakaran gedung tidak dimiliki Inul Vizta Manado. (JEM)

 

Foto: Kantor Kejari Manado.


Pasar Segar