Manadopolitan

Manadopolitan

Di Sulut, Anak Sopir Angkot Prioritas Jadi Pegawai Bank

Manado - Berbagai inovasi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) khususnya masayarakat kecil nampaknya bukan hanya menjadi janji Gubernur Olly Dondokambey semata, namun terus menjadi prioritas utama. Terkini kerjasama dengan Bank Indonesia (BI) kembali dijalin dengan meprioritaskan anak-anak dari sopir kendaraan umum untuk bekerja di dunia perbankan.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Sulut setelah menerima kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut di ruang kerjanya (selasa1/3/2016).  Gubernur mengungkapkan, nantinya anak-anak dari para sopir angkutan kota (angkot) akan diprioritaskan dalam seleksi calon pegawai di perbankan, "nanti mereka akan mendapatkan pelatihan dari pihak perbankan kemudin setelah selesai mendapatkan pelatihan akan ditempatkan di bank-bank yang ada di Sulut," Jelas Dondokambey.

lebih jauh dijelaskan, para anak sopir angkot ini tentunya harus memenuhi persayaratan seleksi yang ditetapka oleh dunia perbankan, salah satunya adalah lulusan dari perguruan tinggi.

Menurut gubernur, kebijakan ini dilakukan dalam rangka menekan angka kemiskinan dan pengangguran di daerah, apalagi saat ini tingkat kemiskinan di Sulut sudah mencapai angka 8,98 % dari total penduduk, tentunya ini menjadi warning bagi pemerintah sebagai pengambil kebijakan untuk dapat ditekan dengan cara menyediakan lapangan pekerjaan, terutama bagi para putra/putri daerah yang berkompeten.

Dalam kesempatan ini juga Gubernur Dondokambey sempat meminta agar perwakilan BI Sulut dapat mendorong serta menunjang program Corporate Social Responsibility (CSR) yang ada di perbankan Sulut. (AR)


Pasar Segar