Politik & Pemerintahan

Politik & Pemerintahan

Di Manado, Dubes Korsel Minta OD Bujuk Megawati Batalkan Kunjungan ke Korut

Manado, TrenIndo.com - Rencana Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berkunjung ke Korea Utara (Korut) bersama Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan yang juga Gubernur Sulut, Olly Dondokambey (OD), sepertinya sudah diketahui pemerintah Korea Selatan (Korsel).

Buktinya, Selasa (28/3) saat bertemu dengan Olly,  Duta Besar (Dubes) Korsel untuk Indonesia, Taiyoung Cho meminta agar kunjungan ke Korut itu dibatalkan. Kata Olly, memang ada rencana menuju Pyong Yang untuk memenuhi undangan khusus dari Presiden Korut sekaligus pemimpin tertinggi Kim Jong Un.

“Meminta agar ibu Mega dan pak Olly membatalkan kunjungan ke Korut. Alasannya, tujuan mengundang Indonesia berkunjung di negeri komunis itu agar Indonesia tidak memprotes uji coba nuklir yang mereka lakukan salama ini,”ujar Cho kepada Olly di ruang kerja Gubernur, Selasa (28/03).

Kepada Gubernur, Cho juga menjelaskan bagaimana kondisi Korut yang sudah empat kali melakukan uji coba nuklir dengan daya jelajah hingga 13 ribu kilometer dan bisa sampai ke Amerika Serikat, sehingga membuat keteggangan di semenajung Korea.

“Mereka (Korut) usai melakukan uji coba nuklir secara langsung telah mengancam negaranya termasuk Jepang, Amerika Serikat dan negara-negara lain di dunia,” ujarnya.

Dikatakannya, selama ini negaranya telah berupaya untuk menghentikan uji coba nuklir itu, tapi Korut mengabaikan. Begitu juga kata Cho dengan China yang merupakan sekutu Korut, telah menghentikan pembelian batu bara dari sana.

"Dubes China sudah mengutarakan dua bulan lalu bahwa China sudah tidak lagi mensuport Korut, karena diduga pembelian batubara dengan menggunakan dolar itu, dipakai untuk membangun nuklir di Negara yang dipimpin Kim Jong Un itu,”papar Cho.

Menanggapi permintaan Dubes Korut, Gubernur mengatakan, dalam waktu dekat ini, dirinya akan berolak ke Jakarta dan menyampaikan ke Megawati.

“Memang saya dan ibu Mega dalam waktu dekat ini akan berkunjung ke Pyong Yang. Itu atas undangan Presiden Korut. Memang hubungan keluraga Presiden Korut dengan ibu Mega sangat dekat, namun karena ada permintaan Dubes Korsel terpaksa akan saya sampaikan informasi ini kepada ibu Mega di Jakarta waktu dekat ini,” ujarnya.

Olly menuturkan, sebelumnya, dia dan Megawati sudah pernah ke Korut dan melihat dari dekat lokasi nuklir. Dia juga mengatakan, kunjungan itu juga atas permintaan dari Presiden Amerika Serikat dan Presiden Korea Selatan.

“Tiga tahun lalu, saya dan ibu Mega pernah kunjungi lokasi nuklir di Korut, itu pun atas permintaan Presiden Amerika Serikat dan Presiden Korsel. Tujuannya untuk meminta kesediaan pemerintah Korut menghentikan uji coba nuklir yang dilakukan itu. Bahkan hasil kunjungan dari Korut kami laporkan kepada Presiden Korsel di Seoul,”elasnya.

Dikatakannya, dalam pertemuannya tadi, pemerintah Korsel sempat menanyakan apakah Pemprov Sulut ada melakukan kerjasama dengan Korut. “Saya jawab tidak ada kerjasama,”tandasnya.(mar)

 

Foto: DUBES Korsel untuk Indonesia, Taiyoung Cho bertemu gubernur Sulut Olly Dondokmabey didampingi Wagub Steven Kandouw dan Sekprov SR Mokodongan.(foto ist)


Pasar Segar